Bidik Gen Z, Poltekpar NHI Dorong Event Tematik untuk Perkuat Pariwisata Jabar

KLIKNUSAE.com - Upaya memperkuat strategi pemasaran pariwisata Jawa Barat dinilai perlu diarahkan pada pendekatan yang lebih tematik. Dan, sesuai dengan karakter segmen pasar utama saat ini.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Dr. Haryadi Darmawan, menilai generasi Z merupakan kelompok potensial yang mesti digarap secara serius.

Menurut Haryadi, Kota Bandung sebagai etalase pariwisata Jawa Barat tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan konsep pemasaran yang terintegrasi.

Utamanya, dengan kabupaten dan kota lain di provinsi ini. Ia mengusulkan setidaknya dua langkah strategis yang bisa ditempuh pemerintah daerah untuk mempercepat kinerja sektor pariwisata.

Pertama, setiap kabupaten dan kota perlu memiliki citra pariwisata tematik yang berbeda satu sama lain.

Diferensiasi ini penting agar destinasi di Jawa Barat tidak saling meniru, melainkan saling melengkapi dalam satu ekosistem pariwisata regional.

Dengan identitas yang jelas, wisatawan khususnya generasi muda akan lebih mudah mengenali dan memilih pengalaman wisata yang sesuai dengan minat mereka.

Pola Konsumsi Wisata

Kedua, Haryadi mendorong penyusunan dan penyelenggaraan event-event khusus yang dirancang secara tematik di masing-masing daerah.

Menurut dia, pola konsumsi wisata Gen Z sangat dipengaruhi oleh pengalaman (experience-based tourism).

Termasuk, keunikan acara, serta daya tarik visual yang mudah tersebar di media sosial.

“Generasi Z itu pasar yang sangat potensial. Mereka datang bukan sekadar untuk melihat. Tetapi untuk mengalami dan membagikan pengalamannya. Karena itu, event-event tematik yang kuat akan menjadi pintu masuk promosi yang efektif,” ujar Haryadi.

Ia menegaskan, pendekatan tersebut merupakan langkah konkret yang bisa segera diambil oleh para pemangku kebijakan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Saya pikir itu langkah konkret yang bisa dilakukan pemangku kebijakan di Jawa Barat, baik kota maupun kabupaten. Artinya, dalam konteks percepatan kinerja pariwisata daerah,” kata Darmawan dalam diskusi bersama Kliknusae.com, Rabu, 4 Februari 2026.

Haryadi berharap, penguatan citra tematik daerah dan konsistensi penyelenggaraan event berbasis segmen pasar mampu menjadikan Bandung dan Jawa Barat bukan sekadar tujuan singgah. Melainkan destinasi utama yang relevan dengan selera generasi muda masa kini. ***

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya

E-Magazine Nusae