Pantang Menyerah,Ditengah Virus Corona BPPD Badung Bali Tetap Gelar Litte ITB Berlin

Kliknusae.com - Pantang menyerah, ditengah menyebarnya virus corona Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Badung,Bali tetap melanjutkan program Table Top 2020 di negara Eropa.

Sales mission ini memiliki orientasi untuk mencari jalan keluar dengan wholesaler bersama dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia yang berada di Berlin, Jerman 4-10 Maret.

Keterangan pers Pemda Badung yang diterima Kliknusae.com,Minggu (08/3/2020) menyebutkan event ini untuk membicarakan program jangka pendek yang bisa di gunakan dalam menggerakan pariwisata Badung di tengah lesunya situasi pariwisata dunia dari dampak wabah Virus COVID-19.  

Rencana awal Sales mission merupakan serangkaian acara dari Internationale Tourismus-Ba¶rse (ITB) Berlin.

Namun karena wabah virus corona, pemerintah German melarang diselenggarakan semua major event yang memiliki kapasitas lebih dari 1000 orang.

Oleh sebab itu ITB Berlin  pada akhirnya dibatalkan dalam kurun waktu hanya 4 hari dari tanggal yang sudah ditetapkan.

Hanya saja delegasi dari Badung mendapatkan apresiasi dari agent dan partner untuk tetap bisa  mengadakan business meeting di Berlin.

Ini artinya, ada respon yang sangat positif melihat antusias dan motivasi agent pemerintah di Bali melalui Dinas Pariwisata Badung yang menunjukan komitmennya untuk tetap bersinergi dan optimis demi pariwisata Bali, khususnya Badung berkelanjutan.

Bali merupakan salah satu destinasi yang sangat diminati oleh wisatawan-wisatawan Eropa terutamanya yang meminati wisata budaya, klasik yang sangat mengedepankan kwalitas produk yang asli, tertangani dengan baik dan sungguh-sungguh.

Pasar Eropa juga merupakan pasar yang sangat potensial bagi Bali untuk menggaet minat yang lebih besar dan semakin bertambah melihat peluang dari wisatawan-wisatawan Eropa yang memiliki bargaining power yang tinggi baik dari rata-rata length of stay mereka dan juga spending rate yang cukup tinggi saat mereka berlibur.

Bali sendiri masih menjadi primadona tujuan wisatawan yang datang ke Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari jumlah kedatangan wisatawan asing ke pulau ini.

Dari statistik jumlah kedatangan wisatawan asing dari tahun 2018 ke tahun 2019 mengalami peningkatan hampir 3% dengan total sekitar 5.738.385 pengunjung di tahun 2019.

Secara data geografis jumlah diatas bisa kita pilah sekitar hampir 24% nya merupakan wisatawan dari Eropa.

Dari segi angka, wisatawan ini menduduki ranking ke-2 setelah touristtourist dari Asia Pacific (selain Asean) yang mendominasi di angka 58%.

Negara German memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat berkontribusi pada pencapain kunjungan pada tahun 2020, melihat dari data kunjungan di tahun 2019 yang mencapai 197,691 atau sebesar 3.14% dari seluruh Negara Eropa.

Di kondisi seperti ini merupakan kesempatan luar biasa untuk bertatap muka dan memberikan rasa nyaman bahwa Bali dan pada khususnya Badung masih sangat aman untuk di kunjungi.

Usaha yang dilakukan ini harus juga mendapatkan komitment dari para Stakeholder Pariwisata di Bali jika ingin mengelola pasar Eropa dengan baik, salah satunya adalah tentang standarisasi safety and procedures yang dimiliki setiap property.

Pasar Eropa sangat sensitif terhadap standar safety and procedures, sehingga kondisi ini harus dipersiapkan dengan baik dan matang.

Tidak saja untuk akomodasi, namun juga pada pelaku pariwisata lainnya seperti jasa transportasi, jasa travel agent, guide, watersport dan termasuk destinasi yang ada baik menyangkut standar, kelayakan dan keamanan setiap produk, pelayanan dan pengelolaannya.

Pada Table top di Berlin, BPPD Badung bekerja sama dengan Singapore Airlines, yang mana peserta Table Top di hadiri oleh 34 antusias agent.

Di tengah-tengah suasana cocktail event yang sangat akrab, hangat dan nyaman perwakilan dari Embassy of The Republic Of Indonesia Berlin, Yul Edison selaku Minister/Deputy Chief of Mission ikut hadir sekaligus memberikan sambutan dan apresiasi yang sangat luar biasa untuk usaha Badan Promosi Pariwisata Badung yang melakukan upaya positif mencari jalan keluar di situasi ini.

Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra pada welcoming speech-nya, menyampaikan selain beberapa "Restriction Statement" yang di terbitkan oleh pemerintah mengenai batasan kunjungan terkait virus corona, Bali sangat serius menanggapi kondisi yang dihadapi dunia.

"Upaya maksimal yang kami lakukan adalah diantaranya melaksanakan  screening (thermos scanner) di bandara Ngurah Rai dengan sistem berstandar WHO untuk mengatasi penyebaran corona virus lebih meluas," jelas Badra.

Ia optimis penyampaian promosi pariwisata Bali dengan membuka wawasan para Wholesaler di German tentang keindahan alam Bali dan fasilitas pendukungnya seperti infrastruktur, jasa akomodasi dan lain - lain akan memulihkan lagi kunjungan wisman.

Apresiasi juga datang dari Singapore Airline yang merupakan partner sales mission kali ini.

Dietmar Lehmann selaku Senior Key Account Manager Singapore Airline mengemukakan Badung memiliki komitmen cukup tinggi dengan tetap little ITB Berlin untuk memperjuangkan pariwisata Badung berkelanjutan.

Terkait hal itu, ia mengajak delegasi BPPD Badung yang di wakili Herdy Sayoga dan Cynthya Indraningsih melakukan pertemuan khusus dengan Singapore Airlines Frankfurt untuk membahas kerja sama yang di harapkan menghasilkan great offer untuk memulihkan pariwisata Bali dalam waktu dekat.

Dalam Europe sales mission 2020 juga diikuti oleh enam industri pariwisata dari Bali yang senantiasa ikut serta dan berusaha tetap optimis.

Kepala dinas pariwisata dan team BPPD Badung, pada Business Meeting kali ini melakukan cocktail dinner pada tanggal 5 Maret 2020 tepatnya di kota Berlin dan dilanjutkan dengan Table Top Dinner di Conpahagen, Denmark pada hari Senin, tanggal 9 Maret 2020.

(adh)

Share this Post:

Berita Terkait

Berita Lainnya

E-Magazine Nusae